Camat Kuranji Tingkatkan Sosialisasi New Normal Dan Demam Berdarah Dengue (DBD)


Selama pandemi Covid-19 ini, terasa ada sesuatu yang hilang, suasananya berbeda. Tapi inilah protokol yang harus kita jalankan. Kita cukup bergembira dan senang, meskipun harus ada keterbatasan yang harus kita jalankan dan berlaku untuk pencegahan Covid-19 sesuai edaran Menteri Agama RI dan juga Peraturan Pemerintah Pusat, Fatwa MUI dan Pemerintah Daerah,” ungkap Samsir, Camat Kuranji Samsir, SE.,M.AP  pada saat melakukan monitoring  pelaksanaan sholat jum'at di Masjid  Darul Mukminin, Desa Indraloka Jaya, Jumat (19/06/2020).

Camat selaku Ketua Tim Gugus Tugas Kecamatan membagi para pejabat  kecamatan dan staf untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi di setiap masjid yang menyelenggarakan kegiatan sholat jum'at pada desa-desa yang sudah mengantongi rekomendasi pemberian ijin. Tim Monev ini dibantu oleh unsur Lintas Sektor, yakni  para Babinsa dan Bhabinkamtibmas di masing-masing  desa, Petugas Kesehatan Desa serta Puskesmas Giri Mulya dan  ditambah juga oleh  Pendamping Desa (PD) , Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Tenaga Penggerak Desa (TPD).  


“Tugas masing-masing  tim monitoring adalah membantu  Tim Relawan Gugus Desa untuk memastikan masyarakat yang melaksanakan ibadah sholat jum'at di masjid mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai ketentuan dan selain itu juga, tim juga mensosialisasikan tentang PHBS terkait Covid-19 menjelang  New Normal dan  juga waspada ancaman DBD yang juga saat ini tengah merebak, dengan cara giat melakukan 4 M Plus, yakni Mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan, Menguras bak penampungan air secara berkala, Menutup tempat-tempat penampungan air  dan Memantau perkembangan jentik Nyamuk Aedis Agypti untuk kemudian dilakukan pemberantasan sarang nyamuk atau (PSN),” jelas Samsir, panjang lebar.

Dari hasil pantauan Tim Monitoring, pelaksaan ibadah sholat jum'at sudah berjalan dengan baik, dengan prosentase diatas 95 %. Sebelum masuk ke dalam komplek masjid untuk mengikuti sholat jum'at, setiap jamaah wajib diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas. Apabila suhu tubuh dibawah 37,5 derajat celcius maka diperbolehkan masuk ruangan masjid, jika diatas suhu tersebut maka jamaah diminta untuk pulang.

Selain itu, setiap jamaah juga wajib mengenakan masker, wajib mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, membawa sejadah, jaga jarak sekitar 1,5 meter kedepan, kesamping dan kebelakang. Sebagai tanda di masing-masing ruangan masjid telah dibuatkan tanda silang oleh petugas/ta’mir masjid.

Kemudian Camat Kuranji juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat  Kecamatan Kuranji atas pengertiannya yang telah mematuhi protokoler kesehatan karena saat ini kita hidup berdampingan dengan Virus Covid 19. Mari kita berdoa semoga pandemi covid 19 segera berakhir.
Di tempat terpisah, yakni di Desa Ringkit, Tim Monitoring di pimpin oleh Sekcam Kuranji, H, Joni Suwarno, S.Sos. M.IP menyampaikan himbauan serupa. Desa Ringkit merupakan desa yang paling sering menjadi sample monitoring dari Tim Gugus Tugas Kabupaten Tanah Bumbu. Sebagaimana pelaksanaan sholat jum'at kali ini. Beberapa petugas dari Forkompinda Kabupaten Tanah Bumbu, yakni dari jajaran Polres Tanah Bumbu, Kodim 1002/TNB dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Bumbu, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di Masjid Nurul Yaqin Desa Ringkit.

Tim Kabupaten nampak puas dan mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat Desa Ringkit akan kepatuhan mereka untuk menjalankan protokol kesehatan pada pelaksanaan ibadah di masa pandemi Covid-19 ini

Posting Komentar

0 Komentar