Desa Mekar Jaya Dikunjungi Pemerintah Daerah Provinsi Kal-Sel Sebagai KTB Di Sambut Bupati Tanbu


Kedatangan ketiga pilar tersebut disambut Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dan jajaran Gugus Tugas Kabupaten Tanah Bumbu
Pada kesempatan itu, Pemprov Kalsel juga menyerahkan bantuan 3.000 bibit tanaman serta 101 paket sembako kepada relawan Covid-19 yang bertugas di Posko Kampung Tangguh Banua Desa Mekar Jaya.
Sebagai salah satu Desa percontohan Kampung Tangguh Tanggap Banua, Mekar Jaya menjadi desa yang mampu melakukan penanganan dan pencegahan Covid-19. Dikunjungi Tiga Pilar Pemerintah Daerah  Kalimantan Selatan.

Yakni Kapolda Kalsel, Dandrem 101 Antasari, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel. Serta Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan di Kampung Tangguh Banua (KTB) Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu Pada Kamis (25/6/20)


Bupati Tanah Bumbu H.Sudian noor usai acara kepada sejumlah awak media mengatakan, Desa Mekar Jaya Kecamatan Angsana adalah Kampung Tangguh pertama yang ditinjau oleh Kapolda, Danrem 101 Antasari dan Pemprov Propinsi.

“Untuk Kabupaten Tanah Bumbu, Desa Mekar jaya lah Kampung Tangguh pertama, yang kedua adalah Desa Batulicin Irigasi Karang Bintang,” katanya
Ia juga berharap dengan kedatangan Kapolda, Danrem dan Pemprop Kalsel ini,maka akan memotivasi kita untuk menciptakan satu Kampung Tangguh yang sebenar benarnya, dan Bukan Tangguh didalam saja, saya ingin juga Tangguh diluar.

Seketika pandemi ini berakhir, kita tidak tangguh lagi. Maksudnya,kita tidak lagi ketergantungan. Seperti contoh sekarang masyarakat kita terima bansos. Saya tidak ingin masyarakat terlena karena bansos, mereka harus mandiri sejak sekarang, karena ketika bansos dihentikan oleh Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten, masyarakat sudah mandiri,” tutup bupati. 
Wiyono Setiawan, Kepala Desa Mekar Jaya mengucapkan “syukur alhamdulillah ini merupakan sangat kebanggaan bagi kami, ditengah pendemi seperti ini kami mendapat kunjungan dari tiga pilar pimpinan daerah propinsi Kalimantan Selatan.” Katanya.

“walaupun gubernur Paman Birin berhalangan hadir, namun doa kami semoga beliau senantiasa diberi kesehatan. Dengan slogan beliau (bergerak,red) maka kami tetap semangat membangun desa menjadi kampung tangguh.” Tambahnya.
Wiyono juga menyatakan, ini bukan sekedar cerita atau rekayasa. Hal ini memang sudah kami lakukan semuanya, 

dari awal penanganan sampai saat ini dengan dibantu tim relawan kami yang sangat luar biasa,saya selaku kepala desa tidak bisa berbuat apa-apa kalau bukan dari masyarakat yang mendukung secara penuh. Suatu upaya yang kami lakukan adalah bentuk nyata, yang mana dimalam hari kami bermunajat kepada Allah swt dan selalu berusaha” paparnya
Sambungnya, “Pihak ketiga seperti perusahaan yang ada diwilayah kami juga menjalin komonikasi dengan baik. 
Desa kami tidak terlepas dari bimbingan pemeritah daerah serta peran TNI dan Polri juga. ujar nya (hri)

Posting Komentar

0 Komentar