Desa Diharapkan Dapat Memanfaatkan Bantuan Pihak Ketiga Melalui Program CSR


Dalam menyusun perencanaan kegiatan pembangunan desa, pemerintah desa diharapkan dapat memanfaatkan bantuan Pihak Ketiga melalui Program CSR-nya untuk menyokong pembangunan di Desa.

Hal tersebut disampaikan oleh Camat Kuranji, Samsir, SE, M.AP saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Perencanaan 2021 di Desa Kuranji Kecamatan Kuranji, Kamis (16/7/20).

Samsir  mengatakan ada beberapa komponen dijadikan sebagai sumber pembiayaan kegiatan pembangunan di desa antara lain Pendapatan Asli Desa (PADes), Dana Transfer dan pendapatan lain-lain. Pendapatan Asli Desa (PADes) bersumber dari hasil usaha desa, swadaya, partisipasi dan gotong royong. 

Sedangkan pendapatan asli desa yang sah diantaranya adalah bagi hasil BUMDes.
Dana Transfer bersumber dari APBN melalui pagu indikatif Dana Desa dan Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten.

Sedangkan Pendapatan lain-lain adalah sumber dana yang berasal dari hibah atau sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat, yang hasil kerjasama dengan pihak ketiga dan bantuan perusahaan yang berlokasi di desa.
Ketiga sumber pendapatan desa tersebut terangkum dalam pendapatan pada Anggaran Belanja Desa setiap tahun anggaran.

Untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa sebagai hasil dari Musrenangdes dan Musrenbang Tingkat Kecamatan adalah bersumber pada APBD desa yang dikelola secara mandiri oleh desa dalam program pemerintah yakni kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat namun menjadi kewenangan pemerintah dan kegiatan yang dibiayai oleh pihak ketiga. (hri)

Posting Komentar

0 Komentar