Pencuri Dan Penadah Yang Merugikan Pemkab Di Ringkus Polres Tanbu


Kasus yang menimpa Kerugian Pemkab Tanah Bumbu tersebut diawali dengan adanya tiga laporan polisi yaitu LP yang pertama Nomor 18/VIII2020/kalsel/Polres Tanbu/kemudian yang kedua Nomor 19/VIII/2020/kalsel/Polres Tanbu/Polsek Batulicin, ketiga Nomor 25/VIII/2020/kalsel/Polres Tanbu/Polsek Simpang Empat.

Dengan adanya beberapa laporan tersebut,  Polres Tanah Bumbu, melakukan Penyelidikan dan mengungkap kasus pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) milik Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Adapun tempat kejadian perkara yang pertama di Jalan lingkar 30 RT.10 Kelurahan Batulicin, kedua Jalan Lingkar 30 Desa Maju Bersama Kecamatan Batulicin dan yang ketiga Jalan Lingkar 30 desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu.

Kapolres Tanah bumbu Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Sugianto Marweki saat press release. Mengatakan Saat Saya mendapat surat dari Kepala Dinas PU terkait adanya pencurian kabel dan rincian kerugian, 

atas dasar LP dan surat itu, saya memerintahkan jajaran Kasat Reskrim serta Polsek untuk melakukan langkah-langkah dalam rangka pengungkapan kasus ini dan pencegahan pencurian kabel terjadi,” ujar Kapolres Tanah Bumbu, Marweki

Kapolres juga menambahkan Awal mulanya pencurian tersebut diketahui pada hari Jumat (28/2) pukul 01.00 Wita dini hari, kedua hari Senin (16/3) sekitar pukul 02.00 Wita dan hari Selasa (11/8) pukul 03.00 Wita. Dari aksi pelaku rata-rata dilakukan pada malam hari menjelang subuh.

Dari hasil pendalaman dan pengembangan kasus, Unit Reskrim kemudian mengamankan yang diduga pelaku penadahan atas nama “AJ” di Jalan Bamas KM 6 Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat,” ujar Kapolres, Rabu (19/8/2020).

Dari hasil pengembangan tersebut, pihaknya mengamankan pelaku yang berasal dari tiga kecamatan yang ada di Tanah Bumbu, yaitu DA (18 ),LP (19), MAN (18), ASP (27), S (34), AL, M (25), AS (49), W (24).

Adapun modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku yaitu dengan cara menggali tanah tempat kabel tersebut, kemudian menarik kabal tersebut dan mengambil kabel tersebut dengan panjang sekitar 660 meter.

Atas kejadian tersebut Dinas Perhubungan Tanbu mengalami kerugian sebesar Rp.80.500.000 dan Dinas PU Kabupaten Tanah Bumbu mengalami kerugian sebesar Rp.446.635.200. (hri)

Posting Komentar

0 Komentar