Pemimpin Muda Yang Mampu Melayani Secara Maksimal

Kabupaten Tanah Bumbu membutuhkan pemimpin yang mampu melayani secara maksimal, agar bisa terus berkembang dari berbagai aspek.

“Bicara soal kemampuan melayani masyarakat, saya yakin pemimpin-pemimpin muda akan lebih maksimal. Mereka lebih gesit untuk bisa hadir dan mendengar kebutuhan masyarakat yang akan dilayani. Pemimpin muda pasti bisa melayani,” kata tokoh senior Tanah Bumbu, Burhansyah HS, Senin (21/9/20)

Bukan tanpa alasan Burhansyah memberikan penilaian akan sosok pemimpin muda dalam kepemimpinan di Bumi Bersujud itu. Ini mengacu pada pengalaman sebelumnya.

Menurutnya, kepemimpinan Mardani H Maming, periode 2010-2018, jadi masa-masa pembangunan Tanah Bumbu yang paling masif.

“Di masa Mardani, infrastruktur Tanah Bumbu dibangun pesat. Kesehatan dan pendidikan gratis dirasakan merata sebagai bentuk layanan kepada masyarakat,” jelasnya memberikan alasan.

Karena itu, lanjut mantan Ketua Umum Panitia Penuntut terbentuknya Tanah Bumbu tersebut, ini jadi bukti pemimpin muda memang dibutuhkan di Tanah Bumbu.

Disinggung peluang besar tokoh muda, seperti pasangan Syafruddin H Maming (SHM) dan M Alpiya Rakhman (MAR) bisa melanjutkan kualitas layanan dan pembangunan di Tanah Bumbu.

“Kalau kita bicara usia, Syafruddin baru 43 tahun, Alpiya masih 34 tahun. Meski keduanya masih muda, tapi pengalamannya sudah matang. Keduanya punya peluang membawa Tanah Bumbu lebih maju ke depannya,” jawab Burhansyah.

Ditegaskannya, kontestasi pilkada Tanah Bumbu juga harus dijadikan sebagai momentum melanjutkan pembangunan daerah yang sempat terhambat sejak Bupati Mardani mengundurkan diri.

“Apa yang sudah kita miliki sekarang, harus dilanjutkan. Kita tidak perlu melihat ke belakang lagi, menarik jauh ke masa Tanah Bumbu baru berdiri. Kita harus menatap ke depan. Pembangunan yang ada harus dilanjutkan. Pelayanan masyarakat harus diteruskan oleh tokoh-tokoh muda,” pungkasnya. (24hri)

Posting Komentar

0 Komentar