Syafrudin H Maming (SHM), berjanji akan kembalikan Program Kerja Mardani H Maming (MHM)

Hal ini, dikarenakan sebagian besar warga masyarakat Tanah Bumbu yang menginginkannya. Dimana Program Kerja Mardani H Maming yang sangat pavorit adalah Program Kesehatan Geratis yang mencakup Pengobatan Geratis dan Caesar Geratis yang hanya menggunakan KTP Tanah Bumbu.

Demikian diungkapkan SHM, saat berkunjung ke Desa Juku Eja, Wiritasi,  Batuah dan dan Desa Pagaruyung, Sabtu (10/10) tadi.

Saat ditanya, apakah tidak takut dikatakan tidak memiliki program kerja sendiri, SHM mengatakan, Program Kerja MHM dimasa kepemimpinannya sangat dirindukan masyarakat saat ini, dimana saat ini program tersebut sudah hilang, semenjak MHM turun jadi Bupati.

" dulu masyarakat tidak perlu repot berobat, tidak perlu harus mebgurus surat keterangan miskin dari RT, Desa, nggak perlu mengeluarkan uang untuk operasi caesar, semua geratis dengan hanya memperlihatkan KTP Tanah Bumbu, sekarang tidak. Semua harus bayar, karena tidak semua yang menggunakan BPJS terlayani secara maksimal, dan banyak masih warga Tanah Bumbu yang tidak memiliki BPJS, dan mereka harus bayar kalau berobat atau bersalin. nah saat ini mereka ingin agar program tersebut dikembalikan" ujar SHM.

Mardani H Maming yang ikut berkampanye saat itu menegaskan, bahwa program kesehatan geratis melalui KTP ini sebenarnya dapat dilakukan selama ini meskipun pemimpinnya selalu berganti, tergantung komitmen pemimpinnya, mau atau tidak melanjutkannya.

" Padahal tinggal masyarakat di daftarkan semuanya untuk ikut BPJS, pemerintah yang bayar iurannya kelas III, kemudian semua rumah sakit yang ada di Tanah Bumbu diminta melayani warganya, hanya dengan menunjukkan KTP, itu mudah. Tergantung pemimpinnya punya komitmen apa tidak untuk mensejahterakan rakyatnya. Kalau SHM memilih mengutamakan Program Kerja 3 pilar pembangunan, yang didalamnya terdapat program kesehatan geratis dengan KTP, Pendidikan Geratis Kuliah S1, S2 atau S3 bagi 1000 orang mahasiswa, kemudian Program Peningkatan Pembangunan infratruktur yg konsisten dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan jalan lingkungan ini sudah tepat menurut saya" ujar MHM

Posting Komentar

0 Komentar